The Return of Superman ini luar biasa lah. Saya jadi ngefans banget sama anak kembar tiga tapi gak identik ini. Daehan, Minguk, dan Manse.
![]() |
| Kiri-kanan: Manse, Minguk, Daehan (pic source: the owner) |
![]() |
| Ki-Ka: Minguk, Daehan, Manse |
Kalo mau ngomongin tiga anak ini, rasanya gak akan ada abisnya. Salut banget sama Song Ilkook & istrinya yang bisa ngedisiplinin tiga anak ini. Susah kan padahal. Apalagi anaknya cowok semua XD Dari tiga anak ini, saya paling ngefans sama Minguk, the cute boy. Dia sering banget flirting kedip-kedip dan suka nyanyi-nyanyi sendiri, apalagi kalo lagi seneng. Lucuuu bangeeet :3
Kalo ngomongin Daehan, bikin terharu. Karena sebagai anak yang dianggap paling tua (padahal tiga-tiganya lahir di hari yang sama, cuman dia keluar duluan) Daehan ini paling tanggung jawab banget. Ngegandeng adeknya waktu jalan keluar rumah, tiba-tiba nyuapin makanan atau ngelap mulut Minguk atau Manse, dan yang paling kocak tapi terharu adalah waktu di kolam renang Song Ilkook nyariin Daehan yang gak ada, eh ternyata dia lagi nyeret-nyeret tasnya Ilkook (ceritanya dibawain gitu tapi ga kuat ngangkat karena berat). Ceritanya dia bawain tasnya Ilkook supaya aman dan gak ketinggalan. Daehan kadang keliatannya agak malu-malu dan jaim gitu, tapi kadang cerewet. Dia itu macem berwibawa gitu, padahal masih kecil. Udah ada auranya XD Ilkook bilang kalo personality Dehan ini paling mirip sama dia. Kalo Minguk paling mirip sama mamanya dalam hal suka nyanyi-nyanyi. Tapi Minguk ini paling mirip Ilkook kalo soal doyan makan, Liat aja sekarang badannya paling gede dibanding 2 saudara kembarnya. Rambutnya paling sedikit. Kepalanya paling gede dibanding Daehan & Manse hahaha *peace*
Kalo Manse ini anaknya paling gak bisa diatur, makanya sering disebut free-spirit Manse hahaha. Dia ini terobsesi banget sama mobil dan sesuatu yang punya gerakan cepet kayak misalnya naik ski, atau pas ditarik naik sepeda. Si Ilkook sampe takut kalo Manse nantinya masuk ke jalan gak bener (dihubungin sama balap-balapan hahaha).
Pokoknya banyak banget yang bisa diomongin tentang si Triplets ini. Yang jelas, tiga-tiganya doyan banget makan, porsinya gede banget udah kayak orang dewasa. Gak bangkrut apa ya kalo punya anak kayak mereka? Hahaha... Tapi yang jelas kayaknya seneng banget karena punya hiburan, walaupun capek juga karena mereka pecicilan banget.
Sekian curcolan saya tentang bocah-bocah kesayangan ini... Bye!
![]() |
| Triplets' Dance |
| When they were baby |
![]() |
| First Appearance on Superman Returns |
![]() |
| Lucuuuu kayak tuyul hahaha |
Hallooo...Hari ini kita bakalan bahas tentang tempat yang katanya lagi hits di Jakarta. Apa tuh?
Nih....
| Santa Modern Market a.k.a. Pasar Santa |
Pasar Santa ini ada di Jalan Cisanggiri II, Kelurahan Petogogan, Kecamatan Kebayoran Baru, Jakarta Selatan. Awalnya pasar ini kayak pasar-pasar tradisional biasa, tapi kemudian lantai 2 nya disulap jadi semacam food court dan setiap tempat makannya ini punya keunikan tersendiri. Mungkin ini yang ngebikin nama pasar ini jadi disebut 'modern' dan akhirnya banyak diminati anak muda.
Untuk ke sini, ada beberapa jenis transportasi yang bisa dipilih. Kalau mau naik Transjakarta bisa naik koridor Pinang Ranti-Pluit, Pinang Ranti-Grogol, PGC-Grogol, dan nanti turun di halte Kuningan Barat atau Tegalan. Dari situ, jalan sedikit ke Jalan Kapten P. Tendean yang ada gedung Trans TV. Dari sini bisa naik Kopaja 57, tapi di perempatan Mampang nanti kopaja 57 ini bakalan belok kiri ke arah Cawang, jadi harus nyambung Kopaja 57 satunya lagi yang ke arah Blok M (liat peta di bawah yang garis biru). Nanti kalo udah lewat jalan Wolter Monginsidi, siap-siap turun karena Pasar Santa ada di jalan sebelah kiri gedung Asuransi Bumiputera. Tinggal jalan sedikit, dan pasarnya ada di perempatan pertama.
![]() |
| Masuk sedikit ke dalam gang untuk nemuin Pasar Santa |
![]() |
| Bagian luar Pasar Santa |
Masuk ke Pasar, kita tinggal naik tangga aja sekali untuk ke lantai 2.
| Naik tangga dari depan bawah papan informasi warna orange |
Dan ini dia foodcourtnya di lantai 2. Masih banyak yang tutup. Area ini katanya baru akan rame kalau udah sore - malam hari.
![]() |
| Foodcourt di Lantai 2. Masih banyak yang tutup kalo jam 1 siang begini. Sore baru rame katanya |
Makanan di sini harganya bervariasi. Kemarin saya beli takoyaki di sini harganya sekitar Rp 15,000 dan minumnya ada yang 10,000 dan 15,000 (semacam ice green tea latte). Terus, saya juga sempet cobain bingsu (es ala Korea) namanya 'oreo green tea milk bingsu' harganya Rp 25,000 (ada yang lebih murah juga untuk rasa lain. Di kiosnya ada poster-poster film Korea dipasang, semacam Miracle in Cell No.7, The Thieves (filmnya Kim Soo Hyun), dll. Kayak beginilah bingsunya. Enak sih :9
Dan ternyata saya saya gak perlu bayar karena ditraktir sama birthday girl ini. Huwaaah... Makasih banyaak loooh. Happy 23rd birthday Ana, the best friend of mine since kindergarten! ohohoo...
| Today's birthday girl |
Oiya, kalo mau sholat tenang aja karena gak jauh dari Pasar Santa ini (pas di seberang kanan bangunan, kalo posisi kita ada di dalam pasarnya). Masjidnya gede dan lumayan bersih. Ini dia...
Segini dulu yaa tulisannya. Kalo bingung dan mau tanya silakan komen. Kali aja saya bisa bantu. Selamat kulineraaan~ :9
Masa-masa selulus kuliah adalah salah satu masa yang berat bagi saya. Selama kurang lebih 17 tahun menempuh pendidikan, dari satu jenjang ke jenjang lainnya arah langkah saya sebagai pelajar hampir selalu tahu ke mana arah yag dituju. Taman Kanak-Kanak ke Sekolah Dasar, lanjut ke Sekolah Menengah Pertama, kemudian Sekolah Menengah Atas. Semuanya memiliki sistem ujian bersama. Saya tidak banyak ambil pusing karena jenjang yang saya akan lalui memang sudah begini dari sananya. Dari SMA ke jenjang kuliah, mulailah saya berpikir, jurusan apa yang ingin saya ambil di jenjang perkuliahan? Ujian masuk perguruan tinggi negeri saya ikuti, hingga butuh lima kali ujian bagi saya hingga pada akhirnya saya bisa diterima di salah satu perguruan tinggi di Depok. Allah sungguh Mahabaik kepada saya. Hingga pada akhirnya saya pun selesai menempuh pendidikan di perguruan tinggi pada bulan Februari 2015 ini. Mau ke mana saya setelah ini? Pikiran bingung bercampur dengan berbagai jenis kegalauan. Mau ke mana saya melangkah? Jenis karier seperti apa yang benar-benar saya inginkan? Saya benar-benar merasa ada idealisme yang berbenturan dengan realita. Cari uang? Mencari kebahagiaan? Mencari tujuan hidup? Lantas apa? Mau menolong sesama?
Saya rasa, saya sedang memasuki suatu fase menuju dewasa. Fase ini sudah saya rasakan di semester akhir semasa kuliah, Bingung. Mau ke mana? Sampai pada akhirnya saya seperti menemukan sedikit pencerahan ketika membaca novel ke tiga Ahmad Fuadi dari trilogi Negeri 5 Menara, judulnya Rantau 1 Muara. Inilah kata-kata yang saya dapatkan dari dalam buku itu yang ada hubungannya dengan karier.
Dari majalah Writer's Quarterly yang berjudul, "Finding Your Passion at Work" ada kutipan ceramah penulis terkenal Sidney Sheldon tentang kariernya di Academy of Achievement tahun 1990.
Kata penulis ini, "find what you want to do and do it". Temukan apa yang ingin kamu lakukan dan lakukan itu. Dan yang lebih penting lagi katanya, "love what you are doing". Cintai apa yang kamu lakukan.
Sidney Sheldon berbagi resep kesuksesan bekerja adalah ketika kita jatuh cinta dengan apa yang kita kerjakan. Sampai kita asyik masyuk mengerjakannya. Sampai lupa diri dan waktu. Sampai tidak pernah melihat jam dinding. "When you love what you are doing, you do not look at the clock. It is just wonderful."
Resep dia yang lain adalah "give yourself more than expected." Memberikan sesuatu lebih dari yang diharapkan. Kalau perlu bangun jam 4 subuh untuk mulai bekerja. "No way you can not go to the top." Aku mengangguk-angguk. Resep ini sejiwa dengan man jadda wajada dan i'malu fauqa ma amilu seperti yang aku pelajari di PM dulu.
Artikel ini ditutup dengan sebuah kutipan kata-kata Konfusius, seorang filsuf China, "Carilah pekerjaan yang kamu cintai dan kamu tidak akan pernah lagi bekerja satu hari pun sepanjang hayat."
(dikutip dari novel Rantau 1 Muara karya Ahmad Fuadi)
Kalimat yang menyatakan untuk bangun jam 4 subuh di atas mengingatkan saya tentang apa yang dikatakan Bang Fuadi dari novel pertamanya, Negeri 5 Menara. Lakukanlah apa yang orang-orang tidak lakukan. Ulangilah, dan niscaya kita dapat menggapai apa yang kita cita-citakan. Hal tersebut sudah saya coba terapkan walaupun belum konsisten, dan Allah tidak pernah ingkar untuk memberikan hasil terbaik sesuai yang hamba-Nya lakukan. Man jadda wajada. Untuk teman-teman fresh graduate yang senasib dengan saya, dan siapa pun yang membaca tulisan ini. Yang bingung memulai langkah, mencari arah, dan mencari arah tujuan, semoga segera menemukan titik terang ya :"D Kita sama-sama mendoakan.
![]() |
| photo cr: the owner |
1. Travel
Saya setuju sama yang satu ini. Karena dengan melakukan suatu perjalanan, pikiran kita akan ter-refresh kembali. Yang tadinya kita jenuh dengan segala hal yang ada di perkuliahan, dan ngerasa gak mau terjun bidang itu lagi di dunia kerja, bisa aja balik minat lagi di bidang itu karena jenuhnya ilang. Atau mungkin di perjalanan waktu travelling itu kita nemuin bidang baru yang bener-bener sesuai passion. Mudah-mudahan gak sesaat dan pelarian doang sih. Makanya tips berikutnya penting juga nih.
2. Learn a skill you have never attempted before
Bisa aja kita udah sadar kalo pas kuliah jurusan kita A, tapi kita dapet skill B dan kita lebih ngerasa passion di situ. Begitu lulus kuliah bisa banget nih si skill B ini kita coba pelajari lebih dalam, kali aja ternyata emang jalannya di sini. Kayak saya, belajar arsitektur interior dapet banyak skill craftmanship. Saya ngerasa lebih enjoy dalam hal ini malah. Pengennya tetap lanjut ke bidang desain yang banyak melibatkan craft. Apa ya enaknya? Desain produk? Furniture? Hmm...
3. Volunteer
Ini juga ngebantu. Beberapa waktu yang lalu, saya sempat jadi sukarelawan di salah satu Yayasan. Di sana saya sempat cari tahu tentang NGO (Non-Governmental Organization) dan kira-kira kalau saya kerja di sana bisa gak sih kuliah saya yang di bidang desain itu gak terbuang sia-sia? Banyak kan freshgraduate yang idealismenya tinggi, dan ngerasa kalau NGO ini tempat yang tepat untuk kerja dalam beberapa alasan. Dari hasil ngobrol-ngobrol, ilmu kita di masa kuliah bisa kok gak terbuang sia-sia, asalkan kita ngelamar untuk posisi yang sesuai dengan jurusan kuliah. Kalau untuk saya, ya paling nggak masih ada kaitannya dengan hal yang berbau desain.
4. Go through the process of starting some business
Ini salah satu hal yang pengen banget saya lakukan. Bisnis dan membuka lapangan kerja dengan ngebikin produk kreatif entah apa lah itu dan punya brand sendiri. Semoga bisa terlaksana dalam waktu dekat aamiin...
5. Stop seeking answers, start asking questions
Yang ini sebenernya saya agak bingung. Mungkin maksudnya kita harus lebih kritis tentang segala sesuatu.
6. Start investing in your health if you haven't already
Nah ini penting nih. Mulai terapkan hidup sehat, dari yang paling sederhana. Misalnya makan makanan sehat, banyak makan sayur dan buah, perbanyak olahraga walaupun yang ringan-ringan, istirahat yang cukup, banyak minum air putih insyaAllah bisa jadi awal hidup sehat yang berguna untuk hidup kita bertahun-tahun ke depan.
7. In every sense of the word, experiment
Eksperimen. Coba segala hal baru, yang belum pernah kita lakukan sebelumnya. Biasanya hal-hal yang gak terduga bakalan muncul.
Semoga tips ini bisa berguna ya! :D Maaf kalo kata-kata deskripsinya ada yang gak beres XD
(Repost from a web)














